LESI YANG DIDUGA STOMATITIS NIKOTINA PADA NELAYAN YANG MEMILIKI KEBIASAAN MEROKOK

ABSTRAK: Rokok merupakan salah satu penyebab kematian yang umumnya sudah diketahui oleh sebagian besar masyarakat. Selain penyebab kematian, rokok juga dapat menyebabkan penyakit dalam rongga mulut, salah satunya yaitu Stomatitis nikotina. Nelayan adalah salah satu jenis pekerjaan yang mempunyai proporsi terbesar perokok aktif. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui berapa nelayan yang memiliki kebiasaan merokok dan menderita lesi yang diduga Stomatitis nikotina. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Perikanan Tumumpa dengan jumlah populasi nelayan yang terdaftar sebanyak 1214 orang dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 92 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan yang memiliki kebiasaan merokok dan menderita lesi yang diduga Stomatitis nikotina yaitu sebesar 68,5%. Berdasarkan jenis rokok menunjukkan bahwa nelayan yang merokok dengan jenis rokok putih paling banyak menderita lesi yang diduga Stomatitis nikotina yaitu sebesar 45,7%. Berdasarkan lama merokok menunjukkan bahwa nelayan yang sudah merokok selama >20 tahun paling banyak menderita lesi yang diduga Stomatitis nikotina yaitu sebesar 25%. Berdasarkan jumlah rokok yang dihisap setiap hari menunjukkan bahwa nelayan yang merokok >20 batang per hari paling banyak menderita lesi yang diduga Stomatitis nikotina yaitu sebesar 42,4%.
Kata kunci: Stomatitis nikotina, Kebiasaan merokok
Penulis: Sophia L. Mulalinda
Kode Jurnal: jpfarmasidd150137

Artikel Terkait :