HUBUNGAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI DAN STATUS KESEHATAN GINGIVA PADA PENGGUNA GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN DI KELURAHAN BATU KOTA
ABSTRAK:Gigi tiruan sebagian
lepasan umumnya dipilih sebagai salah satu alternatif untuk menanggulangi
kehilangan sebagian gigi, namun pemakaian gigi tiruan sebagian lepasan dapat
meningkatkan penumpukan sisa makanan yang mengakibatkan pembentukan plak. Plak
merupakan salah satu penyebab utama terjadinya gangguan pada kesehatan gingiva
atau gingivitis, dan tidak dapat dibersihkan hanya dengan berkumur-kumur,
semprotan air atau udara tetapi plak dapat dibersihkan secara mekanis yaitu
dengan menyikat gigi. Menyikat gigi merupakan tindakan kontrol plak yang paling
efektif, namun masih banyak masyarakat yang belum melakukan tindakan menyikat
gigi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan
menyikat gigi dan status kesehatan gingiva pada pengguna gigi tiruan sebagian
lepasan di Kelurahan Batu Kota Manado. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 81
responden pengguna gigi tiruan sebagian lepasan di Kelurahan Batu Kota, yang
dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
melalui kuisioner penilaian kebiasaan menyikat gigi dan pemeriksaan indeks
gingiva responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki
kebiasaan baik dalam menyikat gigi hanya mengalami keradangan ringan pada
gingiva (75,9%), sedangkan responden yang memiliki kebiasaan kurang baik dalam
menyikat gigi umumnya mengalami keradangan bersifat sedang (82,6%) hingga berat
(4,4%) pada gingiva. Hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji Chi
Square diketahui p value = 0,000 < a (0,05), maka H0 ditolak dan H1
diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kebiasaan menyikat
gigi dan status kesehatan gingiva pada pengguna gigi tiruan sebagian lepasan di
Kelurahan Batu Kota.
Penulis: Angelica A. Gosal
Kode Jurnal: jpfarmasidd150136