KEBIASAAN JAJAN ANAK SEKOLAH DASAR DAN HUBUNGANNYA TERHADAP STATUS GIZI DI SEKOLAH DASAR SUNGAI RAMBUTAN KABUPATEN OGAN ILIR
ABSTRAK: Salah satu faktor
determinan yang mempengaruhi status gizi murid sekolah dasar adalah kebiasaan
jajan, sedangkan faktor lainnya yaitu kebiasaan sarapan pagi, Sedangkan salah
satu faktor yang mempengaruhi pola konsumsi siswa sekolah dasar kelas 4-6
adalah kebiasaan jajan.
Metode: Penelitian ini merupakan observasional dengan pendekatan cross
sectional, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebiasaan jajan dan
hubungannya terhadap status gizi anak di Sekolah Dasar. Populasi dalam
penelitian ini adalah anak SD Sungai Rambutan dengan sampel anak kelas 5 dan
kelas 6. Data diperoleh dari wawancara langsung dan data status gizi diambil
dengan cara pengukuran antropometri dan data dianalisis dengan uji chi-square.
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan
karaktersitik responden dan karakteristik orang tua dengan status gizi, serta
tidak ada hubungan kebiasaan jajan dengan status gizi. Kesimpulan : Peran orang
tua dan guru sangat diperlukan untuk mengubah kebiasaan jajan dan anak
dibiasakan sarapan pagi dengan makanan yang bergizi sebelum ke sekolah. Anak
yang sarapan biasanya akan lebih dapat menahan keinginannya untuk jajan.
Penulis: Fatmalina Febry, Rini
Mutahar
Kode Jurnal: jpkesmasdd110171