Kadar Soluble Human Leukocyte Antigen-G (sHLA-G), Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan Soluble Fms-Like Tyrosine Kinase-1 (sFlt-1) pada Preeklampsia

ABSTRAK: Preeklampsia  dapat  disebabkan  oleh  adanya  maladaptasi  immun  antara  janin  dan  ibu.  Kadar  sHLA-G  yang  rendah  dapat mempengaruhi  ketidakseimbangan  faktor  proangiogenik  VEGF  dan  antiangiogenik  sFlt-1.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  perbedaan  kadar  sHLA-G,  VEGF  dan  sFlt-1  pada  preeklampsia  dan  kehamilan  normal  secara  observasional menggunakan metode potong lintang. Penelitian dilakukan di bagian Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan laboratorium  Prodia  dari  bulan  April  –  Juni  2014.  Tiga  puluh  (30)  sampel  yang  memenuhi  kriteria  inklusi  dan  eksklusi  dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 pasien preeklampsia berat dan 15 pasien hamil normal. Semua sampel dilakukan pemeriksaan kadar sHLA-G,  VEGF  dan  sFlt-1  dengan  metode  ELISA.  Data  dianalisis  menggunakan  uji  t.  Rerata  kadar  sHLA-G  pada  preeklampsia (52,72 ± 37,09 unit/ml) dan hamil normal (76,72 ± 32 unit/ml) dengan nilai p = 0,03, kadar VEGF pada preeklampsia (9,53 ± 1,02 ng/ml) dan hamil normal (17,41 ± 8,05 ng/ml) dengan nilai p = 0,00 dan kadar sFlt-1 pada preeklampsia (4308,02 + 2718,05 ng/ml) dan pada hamil normal (2302,07 ± 1767,05 ng/ml) dengan nilai p = 0,02. Simpulan, pada preeklampsia kadar sHLA-G dan VEGF lebih rendah, kadar sFlt-1 lebih tinggi dibandingkan dengan kehamilan normal. (MOG 2014;22:126-131)
Kata kunci: sHLA-G, VEGF, sFlt-1, preeclampsia
Penulis: Sri Sulistyowati, Andi Roswendi, Henny Kartika, Supriyadi Hari Respati
Kode Jurnal: jpkedokterandd140525

Artikel Terkait :