KADAR IL-6 PLASMA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN DAN TANPA PENGIDAP RETINOPATI DIABETIKA
Abstract: Retinopati diabetika
merupakan komplikasi dari diabetes melitus berupa mikrovaskular (aneurysma)
yang berpeluang kuat menyebabkan kebutaan. Interleukin 6 merupakan salah satu
sitokin proinflamasi yang dihasilkan oleh monosit/makrofag pada awal inflamasi.
Inflamasi kronis memegang peran utama peristiwa aterosklerosis, karena
berhubungan secara langsung dengan seluruh tahapan dan kejadian penyakit
kardiovaskuler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar IL-6
plasma antara pasien diabetes melitus pengidap retinopati diabetika dan yang
tanpa. Metode penelitian ini adalah kajian analisis observasional dengan
rancang bangun potong silang. Sampel yang digunakan diambil secara acak
sebanyak 16 pasien untuk setiap kelompok retinopati dan tanpa. Pasien diabetes
melitus ditetapkan berdasarkan riwayat yang bersangkutan dan pemeriksaan kadar
glukosa darahnya sewaktu dan dilihat keberadaan kelainan di fundus atau retina.
Pemeriksaan kadar interleukin-6 (IL-6) dilakukan dengan metode ELISA dengan
asas double antibody sandwich streptavidin biotin. Rerata kadar interleukin 6
(IL-6) plasma pasien diabetes melitus dengan retinopati yaitu 1,165 ± 0,296
pg/mL dan rerata kadar IL-6 plasma pasien diabetes melitus tanpa retinopati
yaitu 0,879 ± 0,230 pg/ mL. Berdasarkan uji normalitas dengan Shapiro-Wilk
diperoleh data bersebaran normal (p>0,05), sedangkan uji homogenitas dengan
uji Levene diperoleh data homogen dengan p = 0,369 (p>0,05). Analisis
statistik dengan uji t dua sampel bebas menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
yang bermakna antara kelompok pasien diabetes melitus dengan retinopati dan
yang tanpa (p=0,005). Rerata kadar interleukin-6 (IL-6) plasma di pasien
diabetes melitus dengan retinopati lebih tinggi dibandingkan dengan yang tanpa.
Penulis: I Wayan putu Sutirta
Yasa, I Nyoman Wande, Ni Ketut Niti Susila, Putu Budhiastra, Cokorda Istri
Dewiyani Pemayun, Sianny Herawati
Kode Jurnal: jpkedokterandd140514