HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI BALAI PERLINDUNGAN SOSIAL TRESNA WERDHA CIPARAY BANDUNG
Abstrak: Dukungan keluarga
merupakan sistem pendukung lansia dalam menghadapi permasalahan,meskipun mereka
tinggal terpisah di panti. Berdasarkan beberapa hasil penelitianmenunjukkan
bahwa dukungan keluarga merupakan faktor penting untuk memprediksikesehatan
fisik dan kesejahteraan psikologis dalam hal ini kejadian depresi. Tidak
adanyadukungan keluarga akan menimbulkan dampak yang ditunjukkan secara
individual padasetiap lansia. Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga
dengan kejadian depresipada lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha
Ciparay Bandung. Metodepenelitian yang digunakan adalah studi analitik dengan desain
cross sectional terhadap 41responden lansia perempuan. Periode pelaksanaan
dilakukan selama bulan April sampaiMei 2014. Teknik sampling dilakukan dengan
total sampling. Instrumen yang digunakanadalah Medical Outcomes Study Social
Support Survey dan Geriatric Depression Scale. Hasilpenelitian menunjukkan 24
responden (58,5%) mendapatkan dukungan keluarga yangkurang dan 25 responden
(61,0%) mengalami depresi dengan nilai p 0,029. Terdapathubungan signifikan
antara dukungan keluarga dengan depresi pada lansia perempuan.
Penulis: Septian Andriani
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150144