HUBUNGAN ANTARA UMUR, MASA KERJA DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN INDEKS KESEGARAN KARDIOVASKULER PEGAWAI PEMADAM KEBAKARAN KOTA MANADO
ABSTRAK: Pemadam kebakaran
merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi seperti luka-luka dan penyakit
akibat kerja sehingga bisa menyebabkan kematian dan luka bakar pada pegawai
yang sedang melakukan pekerjaan. Faktor – faktor yang bisa mengakibatkan
terjadinya gangguan kesegaran kardiovaskuler pada pekerja pemadam kebakaran
seperti umur, masa kerja, kebiasaan merokok, status gizi, jenis kelamin dan
kondisi lingkungan. Berdasarkan teori tersebut penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara umur, masa kerja, dan kebiasaan merokok dengan
indeks kesegaran kardiovaskuler pegawai pemadam kebakaran kota Manado.
Penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah
sampel adalah 43 responden. Variabel penelitian yaitu umur, masa kerja,
kebiasaan merokok dan kesegaran kardiovaskuler. Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah kuesioner dan pengukuran tes Cooper lari 12 menit dengan
mengukur daya tahan selama 12 menit pada pegawai damkar kota Manado. Analisis
data bivariat menggunakan uji Spearman. Persentase umur < 35 tahun yaitu
60,5%, ≥ 35 tahun yaitu 39,5%, masa kerja < 5 tahun yaitu 34,9%, ≥ 5 tahun
yaitu 65,1%, Merokok 51,2%, tidak merokok 48,8%, kesegaran kardiovaskuler baik
sekali 4,7%, baik 18,6%, sedang 23,3%, kurang 16,3% dan kurang sekali
87,8%.Hasil uji menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara masa kerja
dengan kesegaran kardiovaskuler. Terdapat hubungan antara umur dan kebiasaan
merokok dengan kesegaran kardiovaskuler. Dari hasil penelitian ini peneliti
memberikan saran bagi pegawai pemadam kebakaran kota Manado agar mengkonsumsi
makanan bergizi dan lebih rajin untuk berolahraga agar meningkatkan kesegaran
kardiovaskuler pekerja.
Penulis: Franklin J. Wondal
Kode Jurnal: jpfarmasidd150152