HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (RESPIRATOR) DENGAN KAPASITAS VITAL PARU PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DI DINAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA MANADO
ABSTRAK: Saat ini pada musim
yang kemarau banyak kejadian kebakaran rumah yang menjadi bagian dari petugas
pemadam kebakaran untuk melaksanakan tugasnya. Petugas pemadam kebakaran
mempuyai risiko terjadinya gangguan pernafasan yang di akibatkan oleh asap,
debu dan berbagai bahan kimia lainnya, dalam pemadaman api petugas pemadam
tidak menggunakan alat pelindung diri respirator.Petugas juga mempunyai resiko
fatal dalam melaksanakan tugas pemadam api. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara masa kerja dan penggunaan alat pelindung diri
(respirator) dengan kapasitas vital paru.Penelitian ini menggunakan metode
survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Bertempat di Dinas pemadam
kebakaran, pada bulan September-oktober 2015. Sampel dalam penelitian ini
adalah total populasi yang berjumlah 95 orang petugas yang berada di Dinas
pemadam kebakaran. Untuk menganalisis hubungan antara variabel dilakukan secara
univariat dan bivariat menggunakan uji chi square.Menunjukkan analisis bivariat
menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kapasitas vital paru adalah
variabel masa kerja dengan nilai p 0,007 < 0,05 dan variabel penggunaan alat
pelidung diri respirator dengan nilai p 0,00 (< 0,05).Terdapat hubungan
antara masa kerja dan penggunaan alat pelindung diri respirator dengan
kapasitas vital paru.
Penulis: Apriyanti Manoppo
Kode Jurnal: jpfarmasidd150160