HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI (PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN) BIDAN TERHADAP KETEPATAN RUJUKAN PADA KASUS PREEKLAMSI DI KABUPATEN KARAWANG
ABSTRACT: Preeklamsia
merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di
Indonesia, yang sebenarnya kematian karena preeklamsi ini bisa dicegah dengan
adanya deteksi dini pada saat pemeriksaan kehamilan. Salah satu strategi penurunan AKI di Indonesia adalah memantapkan
sistem rujukan, dalam hal ini dibutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten.
Rujukan pada kasus preeklamsi yang tepat, baik rujukan dini, berencana maupun
rujukan tepat waktu, dalam kondisi yang baik serta tepat waktu ke fasilitas
rujukan akan mampu menyelamatkan jiwa para ibu. Tujuan penelitian ini adalah
menganalisis korelasi antara kompetensi Bidan dengan ketepatan rujukan pada
kasus Preeklamsi.
Metode penelitian ini adalah mixed
methods model sequential
explanatory. Populasi adalah semua bidan yang berpraktik di wilayah kerja
Kabupaten Karawang, yang melakukan rujuk
kasus Preeklamsi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang.
Penentuan sampel kuantatif dilakukan dengan menggunakan teknik sampling kuota, penelitian kualitatif digunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan
sebanyak 95 orang Bidan. Data Kualitatif dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD). Penelitian dilakukan di RSUD Kabupaten Karawang dan
tempat praktik bidan di wilayah kerja Kabupaten Karawang pada bulan Juni s.d.Agustus 2012
Hasil penelitian menunjukkan ketepatan rujukan pada kasus Preeklamsi pada
bidan berpengetahuan tinggi 42,1%, pada sikap yang mendukung 62,1% dan bidan
berketerampilan tinggi 33,6%. kompetensi
(pengetahuan, sikap dan keterampilan) bidan dengan ketepatan rujukan sebesar
31,5%. Kompetensi (pengetahuan, sikap dan keterampilan) berhubungan dengan
ketepatan rujukan dengan nilai p = 0,031.
Selain pengetahuan, sikap dan keterampilan, dukungan sosial dan akses
pelayanan kesehatan juga berkontribusi terhadap ketepatan rujukan.
Simpulan dalam penelitian ini kompetensi (pengetahuan, sikap dan
keterampilan) Bidan berhubungan dengan
ketepatan rujukan pada kasus Preeklamsi. Keterampilan dan pengetahuann
memiliki peranan paling tinggi terhadap kompetensi.
Penulis: Rahayu Dwikanthi,
Islami
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150244