DAMPAK ANEMIA KEHAMILAN TERHADAP PERDARAHAN POST PARTUM
ABSTRACT: Perdarahan
postpartum akibat Atonia uteri merupakan
salah satu penyebab terbesar pada kematian ibu di Indonesia. Hal ini diperberat dengan kondisi ibu hamil yang mengalami anemia saat
kehamilannya, anemia dalam kehamilan yang sering disebabkan oleh defisiensi zat
besi prevalensinya masih cukup tinggi di Indonesia. Anemia dalam kehamilan yang
merupakan rendahnya kadar hemoglobin dalam darah diduga menjadi faktor yang
dapat memengaruhi terjadinya perdarahan postpartum.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan jumlah
perdarahan postpartum pada ibu hamil yang menderita anemia dan tidak anemia,
subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang akan melahirkan di 2 BPM
yaitu BPM Rohmah dan Sri Mulyani, dengan metode cross sectional yaitu dengan
mengukur kadar hemoglobin ibu saat awal proses persalinan dan mengukur jumlah
perdarahan 2 jam postpartum dengan
jumlah kehilangan darah menggunakan bengkok dan
mengukur tekanan darah systole dan diastole kemudian hasil dari 2
pengukuran akan dianalisis.
Pada penelitian didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh yang signifikan
antara anemia dan perdarahan, perdarahan dan penurunan tekanan darah, karena
responden pada penelitian ini hanya ditemukan anemia ringan. Peningkatan
deteksi anemia pada ibu hamil sedini
mungkin menjadi salah satu upaya menurunkan kematian ibu akibat perdarahan post
partum.
Penulis: Indah Risnawati,
Allania Hanung Putri S.N.
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150245