HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI DENGAN STATUS GIZI PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA KEMA II KECAMATAN KEMA KABUPATEN MINAHASA UATARA
ABSTRAK: Manusia membutuhkan
energi untuk mempertahankan hidup guna menunjang proses pertumbuhan dan
melakukan aktivitas harian. Ketidakseimbangan masukan energi dengan kebutuhan
yang berlangsung jangka lama akan menimbulkan masalah (Departemen Gizi dan
Kesehatan Masyarakat, 2012). Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2013)
tentang status gizi penduduk usia ( ≥ 18 tahun)
menunjukkan bahwa secara nasional sekitar 8,7% kurus, 13,5% berat badan
lebih dan 15,4% obesitas. Di Provinsi Sulawesi Utara kurus 5,6% dan 24,0%
obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui hubungan antara asupan energi dengan status gizi pada wanita
usia subur di Desa Kema II Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian
ini merupakan penelitian obeservasional analitik dengan rancangan cross
sectional. Subjek penelitian adalah wanita usia subur di Desa Kema II Kecamatan
Kema Kabupaten Minahasa Utara, jumlah responden yang akan diteliti adalah
wanita usia subur sebanyak 146 orang wanita yang memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Pengolahan data menggunakan uji statistic Spearman dengan ɑ = 0,05
dan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
wanita usia subur didapat hasil rata-rata asupan energi yaitu sebesar 1876,7
kkal umur 18-29 tahun dan 1884,9 umur
30-49 tahun dan rata-rata IMT yakni sebesar 27,2 kg/m². Hasil uji statistik
menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan status
gizi pada wanita usia subur di Desa Kema II Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa
Utara (p= 0,000). Bagi Wanita Usia Subur Di Desa Kema II Kecamatan Kema
Kabupaten Minahasa Utara disarankan meningkatkan aktivitas fisik dengan
berolahraga secara teratur serta perlu diberikan sosialisasi tentang gizi
seimbang bagi wanita usia subur dan keluaraga.
Penulis: Melian Palallo
Kode Jurnal: jpfarmasidd150163