GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI TENTANG ALAT KONTRASEPSI VASEKTOMI DI DESA SAMBIROTO NGAWI
Abstrak: Perkembangan laju peningkatan pertumbuhan
penduduk di Indonesia sangat mengkhawatirkan,
penduduk Indonesia berjumlah kurang lebih 228 juta jiwa, laju
pertumbuhan 1,64% dan TFR 2,6%. Pelayanan KB merupakan upaya untuk mendukung
kebijakan program KB nasional, Warga
Jawa Timur cukup antusias
mengikuti program KB. Hingga Desember
2011, jumlah peserta KB aktif mencapai 6.150.153 jiwa atau 126,46%, Dari
peserta KB aktif, pengguna KB suntik sebanyak 48,2%, pil 21,01%, IUD atau
spiral 14%, implan 8,5%, metode operatif wanita 5%, metode operatif pria 0,4%.
Sementara pengguna kondom 1,5%. Tujuan: Mengetahui karakteristik dan mengetahui
tingkat pengetahuan suami tentang alat kontrasepsi Vasektomi antara lain
pengertian, syarat, kontraindikasi, indikasi, perawatan post operasi, efek samping,
dan kapan untuk kunjungan ulang di Desa Sambiroto Ngawi. Metode: Penelitian
deskriptif dengan teknik samplingProbability Sampling dengan jenis Simple
Random Sampling. Populasi penelitian ini adalah suami usia 35-45 tahun 65
responden dengan jumlah sampel 56 responden. Hasil: Karakteristik suami
berdasarkan umur paling banyak adalah umur 41 tahun, pekerjaan sebagian besar
bekerja sebagai tani, pendidikan sebagian besar berpendidikan SMP, penghasilan
sebagian besar berpenghasilan sebesar Rp. 500.000-1.000.000, mayoritas suami
sebagian besar belum mendapatkan informasi tentang diet seimbang, sumber
informasi yang diperoleh suami tentang
alat kontrasepsi vasektomi sebagian besar dari
teman, pengetahuan suami usia 35-45 tahun tentang alat kontrasepsi
vasektomi yaitu dalam kategori baik. Simpulan: Berdasarkan hasil penalitian,
pengetahuan suami usia 35-45 tahun
tentang alat kontrasepsi vasektomi di Desa Sambiroto Ngawi yaitu dalam
kategori baik.
Penulis: Aulia Kurnianing
Putri, Yaniar Dyah Novitasari
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150196