GAMBARAN KADAR FLUOR AIR SUMUR DENGAN KARIES GIGI ANAK DIDESA BOYONGPANTE DUA
ABSTRAK: Karies gigi adalah
penyakit jaringan keras gigi yang paling sering ditemui. Penyakit ini ditandai
dengan adanya kerusakan pada jaringan keras gigi itu sendiri (lubang pada
gigi). Fluor berfungsi melindungi gigi dari karies dan untuk mencegah enzim
yang memproduksi asam dan untuk mengikat ion kalsium supaya memperkuat enamel
gigi khususnya dalam usia pertumbuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
gambaran derajat karies gigi anak-anak usia 12-14 tahun dan kadar fluor dalam
air minum yang dikonsumsi di desa Boyongpante Dua. Penelitian ini merupakan
penelitian deksriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini
menggunakan metode total sampling dan
dilakukan di desa Boyongpante Dua dan
mempunyai responden penelitian berjumlah 40 orang. Hasil perhitungan
derajat karies dihitung dengan indeks DMF-T dan uji fluor digunakan alat
spektrofotometer dengan panjang gelombang 525 nm dan dilakukan di Laboratorium
Program Studi Gisi.Hasil penelitian ini didapatkan nilai rerata status DMF-T
pada anak-anak di desa Boyongpante Dua 1,53 termasuk kategori rendah dan nilai
rerata kadar fluor air sumur di desa Boyongpante Dua 3,54 ppm,dari hasil
penelitian disimpulkan bahwa derajat karies di desa Boyongpante Dua dalam
status rendah dan kandungan fluor sangat tinggi.Saran yang diberikan kepada
pemerintah supaya pemerintah mempunyai data-data akurat dan dapat menjadi
contoh di desa-desa yang lain dan juga dibuat sarana penyaringan air untuk
mencegah terjadinya fluorosis, selain itu diharapkan penelitian ini memberikan
referensi untuk dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa kedokteran gigi
khususnya dengan membuat penelitian lanjut.
Penulis: Jennifer Bills Sumiok
Kode Jurnal: jpfarmasidd150140