FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN (UNSAFE ACT) DI BAGIAN PABRIK UREA PT. PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG
ABSTRAK: Perilaku Tidak Aman
adalah tindakan atau perbuatan seseorang atau beberapa orang karyawan yang
memperbesar kemungkinan terjadinya kecelakaan terhadap karyawan. Perilaku tidak
aman dipengaruhi oleh faktor-faktor yang sangat kompleks dan tidak dapat
dilepaskan dari faktor manusia dan lingkungan organisasinya. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak
aman di bagian pabrik urea PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang tahun 2010.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan
cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pekerja bagian pabrik urea PT.
Pupuk Sriwidjaja Palembang yang berjumlah 64 orang. Uji statistic menggunakan
Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kemaknaan ( ) 5%. Hasil Penelitian: Ada hubungan yang signifikan antara
pengetahuan terhadap bahaya dengan perilaku tidak aman (p value = 0,015). Ada
hubungan yang signifikan antara sikap terhadap bahaya dengan perilakutidak
aman (p value = 0,002). Ada hubungan
yang signifikan antara pelatihan K3 dengan perilaku tidak aman (p value =
0,029).
Kesimpulan: Saran penelitian, perusahaan perlu mengaktifkan kembali
safety meeting dan sharing pengalaman kerja antara pekerja senior dengan
junior. Untuk meningkatkan sikap baik terhadap bahaya perusahaan perlu memberikan
motivasi kepada pekerja. Perusahaan diharapkan dapat memperbanyak pelatihan K3
dengan metode yang beragam serta diberikan secara bergilir kepada seluruh
pekerja.
Penulis: Mitsalia Asriani,
Hamzah Hasyim, Imelda Purba
Kode Jurnal: jpkesmasdd110160