FAKTOR DETERMINAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN SAAT BANJIR BENGAWAN SOLO DI BOJONEGORO

Abstrak: Di Indonesia, banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi, yakni 37,5% dari semua potensi bencana alam di tanah air. Di beberapa kota dan kabupaten, banjir merupakan bencana rutin yang terjadi tiap musim hujan, seperti di Kabupaten Bojonegoro yang selalu mengalami banjir luapan Sungai Bengawan Solo. Sebanyak 126 desa di 16 kecamatan dan 150.000 jiwa penduduk Bojonegoro berisiko terdampak banjir. Selain kematian, dampak banjir adalah peningkatan penularan penyakit akibat banjir, terutama penyakit kulit dan diare. Pascabanjir, prevalensi diare naik 4,2% sedangkan penyakit kulit naik hingga 19,7%. Salah satu upaya mengurangi morbiditas penyakit diare dan kulit akibat banjir adalah dengan meningkatkan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air bersih. Namun, perilaku CTPS belum menjadi kebiasaan dan prioritas warga sewaktu banjir. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi, dengan subjek penelitian 15 orang yang tinggal di sekitar DAS Bengawan Solo. Subjek ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan, faktor yang mempengaruhi warga melakukan CTPS saat banjir adalah persepsi warga terhadap ancaman banjir pada kesehatan; ketersediaan air bersih; dan kebiasaan sewaktu banjir yang berisiko meningkatkan penularan penyakit. Perilaku CTPS saat banjir juga dipengaruhi hambatan lingkungan. Sebab, niat warga melakukan CTPS sudah besar tetapi praktiknya saat banjir belum selaras dengan niat. Kesimpulannya, untuk meningkatkan perilaku CTPS warga saat banjir membutuhkan promosi kesehatan yang berkelanjutan disertai penyediaan fasilitas. Fasilitas yang terpenting adalah penyediakan air bersih, bukan hanya untuk kebutuhan air minum, tetapi juga untuk kebutuhan mandi dan CTPS. Selain itu, meningkatkan perilaku CTPS saat banjir yang membutuhkan pembiasaan CTPS melalui proses edukasi.
Kata kunci: banjir, diare, penyakit kulit, cuci tangan pakai sabun
Penulis: Timbuktu Harthana, Oedojo Soedirham
Kode Jurnal: jpkesmasdd140321

Artikel Terkait :