Efektivitas Terapi Rat Bone Marrow Stem Cell pada Tikus (Rattus novergicus) Model Sindroma Ovarium Poli Kistik terhadap Keberhasilan Fertilisasi in vitro dan Viabilitas Embrio

ABSTRAK: Pemanfaatan  stem  cell  untuk  pengobatan  berbagai  macam  penyakit  meningkat  dalam  beberapa  dekade  terakhir ini.  Pemanfaatan Rat  Bone  Marrow  Stem  Cell  (RBMSC)  untuk  terapi  digunakan karena  stem  cell ini  mempunyai kemampuan  mengekspresikan  gen atau sel tertentu dalam tubuh. Pada kasus Sindroma Ovarium Poli Kistik (SOPK), pemberian  Rat Bone Marrow Stem Cell mampu memperbaiki  kualitas  dan  viabilitas  embrio  yang  dihasilkan  melalui  proses  fertilisasi  in  vitro.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk memanfaatkan  Stem  Cell  untuk  pengobatan  SOPK  melalui  peningkatan  angka  fertilitasi  dan  kualitas  embrio  yang  dihasilkan. Manfaat penelitian ini adalah inovasi baru pemanfaatan stem cell untuk terapi SOPK. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan  posttest  only  control  group  design  menggunakan  32  ekor  tikus  model  SOPK  yang  secara  acak  dibagi  dalam  2  kelompok, yaitu kelompok I (kontrol) adalah kelompok tikus model SOPK yang diberi medium engle minimum (MEM) sebagai pelarut RBMSC. Kelompok  II  (perlakuan)  adalah  kelompok  tikus  model  SOPK  yang  diberi  terapi  RBMSC  dosis  1.106/ekor.  Hasil  yang  diamati adalah prosentase kualitas sel telur, angka fertilisasi dan viabilitas embrio yang dihasilkan secara melalui proses fertilisasi in vitro. Data yang diperoleh di analisis menggunakan Anova dan untuk menguji beda antar kelompok dengan menggunakan uji Tukey HSD. Hasil  penelitian  pemberian  Rat  Bone  Marrow  Stem  Cell  pada  tikus  model  Polikistik  Ovari  dapat  meningkatkan  angka  fertilisasi sebesar  64%.  Selain  itu  pemberian  Rat  Bone  Marrow  Stem  Cell  pada  tikus  model  Polikistik  Ovari  dapat  meningkatkan  viabilitas embrio  sampai  tahap  blastosis  sebesar  75%.  Kesimpulan  dari  penelitian ini  adalah  pemberian  Rat  Bone  Marrow  Stem  Cell  pada tikus  model  Polikistik  Ovari  dapat  meningkatkan  angka  fertilisasi  dan  viabilitas  embrio  mencapai  tahap  blastosis.  
Kata kunci: Sindroma Ovarium Poli Kistik, Folikulogenesis, Fertilisasi in vitro, viabiitas embrio
Penulis: Widjiati
Kode Jurnal: jpkedokterandd140521

Artikel Terkait :