EFEKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastoma malabathricum L.)PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR WISTAR
Abstract: Luka bakar adalah
suatu bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan
sumber panas, bahan kimia, listrik dan radiasi. Salah satu bahan yang dapat
dimanfaatkan sebagai penyembuhan luka bakar adalah daun senggani (Melastoma
malabathricum L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi salep
ekstrak daun senggani yang memberikan efektivitas terbaik terhadap penyembuhan
luka bakar. Ekstraksi daun menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Hasil
ekstraksi daun senggani akandiformulasikan dalam bentuk salep dengan
konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5%.Tikus yang dibuat luka bakar dioleskan salep
ekstrak daun senggani dan dilakukanpengambilan gambar, selanjutnya
dikuantifikasi luas luka menggunakan programMacbiophotonic Image J. Hasil data
rata-rata persentase kesembuhan luka diujisecara statistik menggunakan Program
R versi 2.14.1. package R-Commander.Hasil analisis pada hari ke-14 menunjukkan
salep ekstrak etanol daun sengganikonsentrasi 5% memiliki efektivitas
penyembuhan luka yang tidak berbedasignifikan dengan konsentrasi
7,5%(p>0,05) dengan sifat fisikokimia salep yangberwana hijau tua, berbau
khas, nilai rata-rata daya sebar 8,38 cm, daya lekat>3600 detik dan pH 5,7.
Salep ekstrak etanol daun senggani konsentrasi 5%memiliki potensi penyembuhan
luka bakar yang lebih baik jika
dibandingkanobat lain seperti Sibro® sebagai kontrol positif.
Penulis: Ulfa Zara Izzati
Kode Jurnal: jpfarmasidd150173