EFEKTIVITAS GEL COMBUSTIO DERAJAT II EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastoma malabathricum L.) PADA TIKUS JANTAN (Rattus norvegicus)
Abstract: Combustio adalah
suatu bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas, bahan
kimia, listrik, dan radiasi. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai
penyembuhan combustio derajat II adalah daun senggani (Melastoma malabathricum
L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa gel ekstrak etanol daun
senggani dapat memberikan efektivitas terhadap penyembuhan combustio derajat II
pada tikus (Rattus norvegicus) jantan galur Wistar. Hasil maserasi daun
senggani dengan etanol 96% akan diformulasikan dalam bentuk gel dengan
konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5%. Tikus yang dibuat combustio derajat II
dioleskan dengan gel ekstrak etanol daun senggani dan dikuantifikasi luas area
combustio derajat II menggunakan programMacbiophotonic image J. Hasil rata-rata
persentase penyembuhan combustion derajat II hari ke-18 dengan program
Macbiophotonic image J pada gel ekstrak etanol daun senggani dengan konsentrasi
5% sebesar 98,556%. Analisis dilanjutkan menggunakan program R versi 3.2.2
package R-Commander untuk evaluasi
sediaan gel dan rata-rata persentase penyembuhan combustio derajat II. Hasil
analisis pada hari ke-18 menunjukkan gel ekstrak etanol daun senggani dengan
konsentrasi 5% memiliki sifat fisikokimia gel yang berwarna hijau tua, berbau
khas, susunan yang homogen, pH 6,13±0,057, daya sebar 1,73±0,126 cm, daya lekat
385,33±32,332 detik, tidak membentuk dua fase, dan memiliki efektivitas
penyembuhan combustio derajat II yang tidak berbeda signifikan (p>0,05)
dengan gel ekstrak etanol daun senggani pada konsentrasi 7,5%. Gel ekstrak
etanol daun senggani dengan konsentrasi 5% memiliki potensi penyembuhan
combustio derajat II yang lebih baik jika dibandingkan dengan kontrol positif.
Penulis: Robertus Wandi
Kode Jurnal: jpfarmasidd150191