BINGE EATING DAN STATUS GIZI PADA ANAK PENYANDANG ATTENTION DEFICIT/HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD)
Abstrak: ADHD (Attention
Deficit/Hyperactivity Disorder) dicirikan dengan pola gangguan pemusatan
perhatian dan/atau hiperaktif-impulsif yang terus-menerus dan menetap. Kedua
tipe ADHD, inatensi dan hiperaktif-impulsif, dapat mencetuskan perilaku binge
eating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kedua tipe
ADHD tersebut dengan kejadian binge eating dan status gizi pada anak penyandang
ADHD menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan rancangan
cross sectional. Subyek adalah anak/remaja laki-laki atau perempuan dengan ADHD
(n 29) dengan rentang usia 5-18 tahun. Tipe ADHD dan binge eating diukur dengan
Kuesioner ADHD yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data status gizi
diperoleh menggunakan indikator IMT/U. Hasil menunjukkan pada anak bertipe
hiperaktif-impulsif, 4 anak (22,2%) mengalami binge eating, dan 6 anak (33,3%)
berada pada kategori status gizi lebih. Pada anak dengan tipe inatensi tidak
ditemukan kejadian binge eating (0%) dan hanya 1 anak (9,1%) yang memiliki
status gizi lebih. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa anak dengan tipe ADHD
hiperaktif-impulsif lebih cenderung untuk mengalami binge eating serta memiliki
status gizi lebih.
Penulis: Erry Nur Rahmawati,
Widya Rahmawati, Sri Andarini
Kode Jurnal: jpkesmasdd140325