Analisis Kapasitas Produksi Unit Ammonia dan Urea Pabrik 1A (Studi Kapasitas Produksi pada Industri Pupuk)

Abstrak: Kapasitas adalah hasil produksi, volume pemrosesan atau jumlah unit yang dapat diproduksi oleh sebuah fasilitas dalam periode waktu tertentu. Pada tahun 2013, PT ”X” melalui pabrik 1A pada unit amonianya merencanakan produksi amonia sebesar 296.300 ton namun produksi yang dihasilkan sebanyak 260,910.61 ton padahal kapasitas designnya sebesar 365.000 ton dan rencana produksi ureanya sebesar 443.000 namun dihasilkan urea sebanyak 384.275 ton padahal kapasitas designnya sebesar 629,625 ton. Perbedaan rencana kapasitas  dengan produksi aktualnya  mengindikasikan bahwa pabrik 1A memerlukan analisis kapasitas produksi guna mendapatkan langkah strategis untuk meningkatkan produksinya. Model analisis kapasitas yang dikembangkan adalah membandingkan kapasitas aktual dengan kapasitas design, utilitas, efisiensi, dan kapasitas tidak terpakai. Hasil penelitian didapatkan produk yang di hasilkan 71,5 % dari kapasitas designnya, kapasitas produksi yang hilang akibat adanya maintenance tahunansebesar 6,5% dan akibat adanya breakdown sebesar 13% serta kapasitas produksi yang tidak terpakai sebesar 9% dari kapasitas designnya. Sedangkan pada unit urea yakni produk yang di hasilkan 61% dari kapasitas designnya, kapasitas produksi yang hilang akibat adanya mainte-nance tahunan sebesar 2,5% dan akibat adanya breakdown sebesar 13,5% serta kapasitas produksi yang tidak terpakai sebesar 23% dari kapasitas designnya.
Kata Kunci: urea, ammonia, produksi aktual, kapasitas design, kapasitas utilitas
Penulis: Tri Adi Putra, Chairul  Furqon
Kode Jurnal: jpmanajemendd150658

Artikel Terkait :