TINGKAT DISTORSI HARMONISA PADA LAMPU ESSENSIAL YANG BERBEDA MERK
ABSTRAK: Lampu essensial (SL)
adalah lampu penerangan jenis lampu merkuri tekanan rendah yang bekerja
berdasarkan lucutan elektron di dalam tabung dan menggunakan peralatan saklar
elektronik sebagai pengganti fungsi
ballast untuk pembatas
arusnya. Karena prinsip
kerja tersebut maka lampu essensial dapat dikelompokkan
sebagai beban listrik tak linier. Di
dalam sistem tenaga
listrik, beban-beban tak
linier akan menghasilkan
suatu polusi tenaga listrik
yang disebut sebagai
harmonisa. Harmonisa adalah
terjadinya suatu kelipatan frekuensi dari frekuensi gelombang
dasarnya. Harmonisa yang dihasilkan oleh beban-beban listrik non linier yang
terakumulasi dan akan dikirimkan ke sistem tenaga listrik. Sehingga harmonisa
ini akan dapat mengganggu kualitas daya dari sistem tenaga listrik. Sebagai beban
non linier, lampu
essensial menghasilkan distorsi
harmonisa, baik harmonisa arus
maupun harmonisa tegangan.
Pada penelitian ini
disimpulkan bahwa lampu essensial yang
berbeda merk menunjukkan
nilai tingkat distorsi
harmonisa (THD) yang
berbeda pula.
Penulis: Luqman Assaffat
Kode Jurnal: jptlisetrodd120126