Pengaturan Tegangan Pada Gardu Induk Distribusi Pakis Malang Dengan Menggunakan Metode Pendekatan Fuzzy Dynamic Programming
Abstrak: Penentuan posisi
sadapan berbeban dan status terhubung terputusnya kapasitor shunt merupakan
salah satu upaya untuk mengatur tegangan pada sisi sekunder. Metode Fuzzy Dynamic Programming dengan
proses forward dynamic programming
digunakan untuk menentukan posisi
sadapan berbeban pada transformator. Batasan-batasan penyimpangan tegangan
sekunder jumlah maksimal pergantian tap dan jumlah status terhubung terputusnya
kapasitor shunt digunakan sebagai pertimbangan untuk menentukan hasil yang
diinginkan. Dengan menggunakan data P.T
PLN (persero) GI Pakis Penyulang
Tumpang, diperoleh hasil perpindahan Tap
sebanyak 26 kali dan tidak ada terhubung terputusnya kapasitor shunt,
sehingga keluaran yang dihasilkan pada
pengaturan tegangan pada Gardu Induk
Pakis Penyulang Tumpang Trafo 20 kV berkisar antara 0,996
pu (19,92 kV) hingga 1.004
pu (20,08 kV) dengan penyimpangan
dari tegangan sekunder ideal ± 0,008
pu, rata-rata keluaran
tegangan pada sisi sekunder sebesar
0.999917 pu atau 19.99 kV dengan
prosentase error terhadap keluaran tegangan sisi sekunder ideal sebesar 0,8 %.
Penulis: Choirul Saleh dan
Taufik Hidayat
Kode Jurnal: jptlisetrodd120125