STUDI PROTEKSI PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO (PLTM) SILAU 2 TONDUHAN KABUPATEN SIMALUNGUN
Abstrak: Pembangkit Listrik
Tenaga Minihidro (PLTM) menjadi pilihan utama dalam meningkatkan kebutuhan
listrik masyarakat karena menggunakan
sumber air sebagai
energi alternatif. PLTM
merupakan pembangkit yang berskala kecil. Namun, PLTM memiliki
sistem pengontrolan yang kompleks.
Salah satu sistem pengontrolan yang
penting dalam PLTM adalah sistem pengontrolan proteksi. Pada PLTM proteksi yang
digunakan berupa rele. Hasil studi menunjukan bahwa rele yang digunakan dalam
mengamankan sebuah pembangkit diantaranya adalah Rele Frekuensi Lebih/Kurang
(81), Rele Urutan Negatif (46), Rele Arus Lebih dengan Tundaan Waktu Terbalik
tertentu (51), Rele Hilang Eksitasi
(40), dan Rele Trip Master (86). Untuk rele arus lebih memiliki setingan 0,8,
rele gangguan tanah 0,04,
rele frekuensi lebih/kurang
sebesar f> 50,5Hz dan f< 49,5
dan rele tegangan lebih/kurang sebesar 1,0 dan 0,9.
Penulis: Teguh Eko Prasetyo,
Zulkarnaen Pane
Kode Jurnal: jptlisetrodd130489