PROFIL PROTEIN HIPOFISA SAPI PERAH PERANAKAN FRIES HOLLAND (PFH) BETINA FASE FOLIKULER DAN LUTEA
ABSTRAK: Penelitian dilakukan
dengan tujuan untuk mengetahui profil protein hipofisa sapi perah PFH betina
fase folikuler dan fase luteal dengan menggunakan metode SDS-PAGE. Hasil
penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan
pengujian jenis protein tertentu yang terdapat dalam hipofisa sapi perah
PFH.Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah hipofisa sapi perah PFH
betina Fase Folikuler dan Fase Luteal. Sampel hipofisa didapatkan dari Rumah
Potong Hewan (RPH) Singosari Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode observasi. Dimana sampel hipofisa sapi perah PFH
fase folikuler dan fase luteal dilakukan isolasi protein, dan ditentukan Berat
Molekul (BM) proteinnya. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan
analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil protein hipofisa
fase folikuler dan fase luteal sapi perah PFH memiliki perbedaan. Pada hipofisa
fase folikuler memiliki 12 pita protein, yaitu 163; 112,3; 101,3; 85,8; 80,6;
71,2; 53,3; 45,2; 39,9; 32,4; 29,8; dan 24,8 kDa. Pada hipofisa fase luteal
memiliki 12 pita protein, yaitu 163; 112,3; 101,3; 85,8; 71,2; 60,3; 53,3; 45,2;
39,9; 32,4; 29,8; dan 24,8 kDa. Pita protein yang membedakan adalah pita dengan
berat molekul 80,6 kDa hanya terdapat pada hipofisa fase folikuler, dan pita
dengan berat molekul 60,3 kDa hanya terdapat pada hipofisa fase luteal.
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan profil
protein yang dihasilkan pada hipofisa fase folikuler dengan hipofisa fase
luteal. Saran yang diberikan adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan yaitu
uji immunoblothing atau westernblothing (WB) untuk memastikan keberadaan protein-protein tertentu.
Penulis: Nurul Isnaini, Moh
Nur Ihsan
Kode Jurnal: jppeternakandd110177