Persentase dan Kualitas Karkas Ayam Pedaging yang Diberi Probiotik dan Prebiotik dalam Ransum
Abstrak: Probiotik adalah
pakan tambahan dalam bentuk mikroba hidup yang menguntungkan, melalui perbaikan
keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan. Sedangkan Prebiotik
merupakan substansi dari makanan yang tidak dicerna, dan secara selektif
meningkatkan pembiakan dan aktivitas bakteri yang menguntungkan pada usus
besar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persentase dan kualitas karkas
ayam pedaging dari penambahan probiotik, prebiotik dan kombinasi keduanya
sebagai pengganti antibiotik dalam ransum. Sebanyak 480 ekor ayam pedaging umur
sehari strain Arbor Acres, dibagi dalam 4 perlakuan ransum dan 3 ulangan (40
ekor / ulangan). Ransum perlakuan yang digunakan terdiri atas : R1 = Ransum
basal + 0.01% antibiotik (Zinc bacitracin), R2 = Ransum basal + 0.2% probiotik
(Bacillus spp), R3 = Ransum basal + 0.2%
probiotik + 0.5% prebiotik dan R4 = Ransum basal + 0.5% prebiotik (daun
katuk). Parameter yang diamati adalah : persentase karkas, lemak abdominal,
hati dan daging, kolesterol hati, serum darah dan daging. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ayam pedaging yang memperoleh probiotik dan prebiotik baik
secara terpisah maupun kombinasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap
kualitas karkas. Kadar lemak hati, lemak paha dan kolesterol dada, secara nyata
(P<0,05) lebih rendah pada perlakuan R3 dibanding dengan perlakuan kontrol
(R1). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan kombinasi
probiotik dengan prebiotik mampu menurunkan kadar lemak dan kolesterol karkas
ayam pedaging.
Penulis: Muhammad Daud
Kode Jurnal: jppeternakandd060040