Peningkatan Produksi dan Kualitas Daging Sapi Lokal Melalui Penggemukan Berbasis Serealia pada Taraf Energi yang Berbeda
ABSTRAK: Sapi lokal
merupakan salah satu
andalan untuk memenuhi
kebutuhan daging dalam
negeri, meskipun tingkat produktivitas dan
kualitas dagingnya relatif
rendah. Penelitian ini
bertujuan mengkaji performa
produksi dan kualitas daging
sapi lokal yang
digemukkan dengan ransum
berbasis serealia pada
taraf energi pakan
yang berbeda. Penelitian menggunakan
sapi Sumba Ongole
(SO) sebanyak 9
ekor dengan rataan
bobot awal 254,67
± 20,7 kg dan
umur sapi I1-I2
(1830 bulan). Sapi
dipelihara selama empat
bulan dengan perlakuan
pakan tiga taraf energi (TDN) berbeda, yaitu ransum
energi rendah (ER), energi sedang (ES), dan energi tinggi (ET) masing-masing sebesar 57,88,
63,72, dan 69,67.
Kandungan protein dari
ketiga ransum tersebut
relatif sama, yaitu
berkisar 12,4212,96. Parameter yang diamati meliputi performa sapi
(konsumsi ransum, pertambahan bobot badan harian, dan konversi
ransum), sifat-sifat karkas
(bobot karkas, persentase
karkas, tebal lemak
punggung, dan luas
urat daging mata rusuk ke 12/13); serta kualitas daging (nilai pH, daya
mengikat air, keempukan, susut masak, marbling score, dan
warna daging). Hasil
penelitian menunjukkan sapi
dengan ransum ET
memiliki bobot hidup
dan nilai marbling yang
lebih tinggi, serta
penggunaan ransum lebih
efisien dibandingkan dengan
ransum ER dan
ES. Performa produksi dan
kualitas daging sapi
lokal dapat ditingkatkan
melalui penggemukan dengan
ransum berenergi tinggi.
Penulis: Rudy Priyanto, Asnath
Maria Fuah, Edit Lesa Aditia, Muhammad Baihaqi, Muhammad Ismail
Kode Jurnal: jppertaniandd150187