Analisis 3-Monokloro-1,2-Propanadiol (3-MCPD) Ester dalam Minyak Sawit dengan Instrumen Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa
ABSTRAK: Senyawa kontaminan
3-monokloropropana-1,2-diol
(3-MCPD) ester telah
ditemukan dalam minyak
goreng khususnya minyak sawit.
Analisis senyawa ini
memerlukan instrumen kromatografi
gas-spektrometri massa (GC-MS)
untuk dapat mendeteksi
hingga level bagian
per miliar (ppb).
Analisis senyawa 3-MCPD
ester dalam minyak sawit
dengan GC-MS memakai
penderivatisasi asam fenil
boronat (PBA) dan
standar internal 3-MCPD-D5
yang dilaporkan oleh Weiβhaar (2008). Penelitian ini diawali dari
validasi metode dan dilanjutkan
dengan analisis pada sampel
minyak goreng sawit
komersial. Hasil penelitian
menunjukkan unjuk kerja
instrumen GC-MS yang digunakan: linieritas
instrumen pada rentang
konsentrasi 3-MCPD 0,257,50 μg/mL larutan uji mempunyai nilai
R² yang memenuhi kriteria (R2 lebih dari 0,990 menurut AOAC 2012), uji
dilakukan pada konsentrasi standar internal 3-MCPD-D5 sama
2,0 μg/mL larutan.
Presisi waktu retensi
senyawa 3-MCPD dan
3-MCPD-D5 juga memenuhi keterterimaan RSD
(kurang dari 2,0).
LOD dan LOQ instrumen yang
terbaca pada GC-MS,
yaitu 0,17 dan
0,59 μg/mL. Pengujian linieritas metode dengan menggunakan matriks
minyak sawit juga dihasilkan linearitas yang baik dengan R2 lebih dari 0,990.
Hasil uji rekoveri pada konsentrasi sedang (40 μg/g sampel minyak sawit)
menunjukkan akurasi sebesar 83,29 ± 7,12 yang nilainya masuk dalam batas
persyaratan AOAC (80110). Presisi metode pun menunjukkan nilai yang diterima,
yaitu 5,38 (kurang dari RSDHORWITZ). Pengukuran 14 sampel minyak goreng sawit yang
terdapat di pasaran menunjukkan 100 sampel minyak sawit positif mengandung
3-MCPD ester pada kisaran 8,1558,14 µg/g sampel.
Penulis: Hanifah Nuryani Lioe,
Nancy Dewi Yuliana, Dias Indrasti, Yane Regiyana, Cony Arisya Putri
Kode Jurnal: jppertaniandd150188