PENGGUNAAN SDS-PAGE UNTUK KARAKTERISASI FRAKSI PROTEIN SEBAGAI ALTERNATIF METODE IDENTIFIKASI PENCAMPURAN DAGING BABI KE DALAM BAKSO

Abstrak: Besarnya  konsumsi daging babi di Indonesia dan harganya  yang relatif lebih  murah  menjadikan adanya pemalsuan daging  melalui  pencampuran  daging  babi  pada  produk  olahan  daging  utamanya  bakso.  Metode  yang  digunakan dalam  penelitian  ini  adalah  studi  Analitis.  Variabel  yang  diamati  adalah  karakteristik  fraksi  protein.  Data  yang diambil selama penelitian meliputi rekaman hasil pemotretan dari analisis dengan metode SDS-PAGE. Data dihitung dengan  regresi  linier  dan  dianalisis  dengan  metode  analisis  deskriptif.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa beberapa  protein  yang  hilang  akibat  proses  pembuatan  bakso  diantaranya  :  desmin,  tropomiosin  1,  myosin  rantai ringan  (LC1),  troponin  1  dan troponi  T.  Ada  tiga  pita  protein  yang  yang  terdeteksi  tebal  pada  100%  bakso  daging sapi  namun  hanya  terdeteksi  tipis  saat  disubstitusi  daging  babi.  Pita  protein  tersebut  adalah  protein  tak  diketahui dengan BM 75,98 KD, aktin dengan BM 46,37 KD dan troponin T dengan BM 39,33 KD. Perbedaan spesifik pada bakso  daging  sapi  adalah  adanya  protein  troponin  T  yang  terdapat  dalam  jumlah  tebal  (banyak),  sedangkan  pada tingkat substitusi daging babi 25%, 50% dan 100% protein tersebut terdeteksi tipis (sedikit). Kesimpulan penelitian ini bahwa adanya daging babi pada bakso bisa dideteksi dengan  menggunakan  SDS-Page. Keberadaan pita protein troponin T akan semakin menurun pada tingkat substitusi daging babi 25%, 50% dan 100%. 
Kata-Kata Kunci: Bakso daging Babi, SDS-Page
Penulis: Edy Susanto
Kode Jurnal: jppeternakandd100106

Artikel Terkait :