Penggunaan Makrozoobentos Sebagai Indikator Status Perairan Hulu Sungai Cisadane, Bogor

ABSTRAK: Pencemaran  antropogenik  (bahan  organik  dan  logam  berat  merkuri)  di  hulu  dapat  memengaruhi  kelimpahan makrozoobentos.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengidentifikasi  jenis  dan  menghitung  kelimpahan makrozoobentos  dan  kelompok  feeding  groups,  serta  untuk  menentukan  status  perairan  berdasarkan makrozoobentos.  Penelitian  dilakukan  antara  Januari  hingga  Maret  2012  pada  4  lokasi  di  hulu  Sungai  Cisadane, meliputi Cikuluwung (ST 1), Cisarua (ST 2), Curug Bitung (ST 3),  dan Lukut (ST 4). Pengambilan contoh dilakukan dengan  menggunakan  kick  net  dan  Eckman  Grab.  Jenis  makrozoobentos  yang  dominan  adalah  Bungona  (171 ind/m2), Simulium (101 ind/m2), Cheumatopsyche (50 ind/m2), dan Polypedilum (28 ind/m2). Berdasarkan klasifikasi feeding  groups,  komunitas  makrozoobentos  didominasi  oleh  tipe  filtering  collector  dan  gatherer  collector.  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  dengan  menggunakan  Indeks  Pencemaran  dan  Indeks  Pencemaran  Logam  berat pada  sedimen,  hulu  Sungai  Cisadane  masih  tergolong  tercemar  ringan.  Sementara  indeks  biologi  dengan  Indeks EPT dan SIGNAL mengkategorikan tercemar sedang. 
Kata kunci: bioindikator, feeding groups, makrozoobentos, Sungai Cisadane
Penulis: Dyah Muji Rahayu, Gunawan Pratama Yoga, Hefni Effendi, Yusli Wardiatno
Kode Jurnal: jppertaniandd150166

Artikel Terkait :