PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN WEB BERBASIS PADA POKOK MATERI PNEUMATIC DI KELAS XI SMK N 3 YOGYAKARTA
Abstrak: Latar belakang
permasalahan penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang kurang dari KKM dan
pemanfaatan TIK yang belum optimal di SMK N 3 Yogyakarta. Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) Mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis web pada
mata pelajaran Pneumatik SMK N 3 Yogyakarta. (2) Mengetahui tingkat kelayakan
multimedia pembelajaran berbasis web pada mata pelajaran Pneumatik kelas XI SMK
N 3 Yogyakarta ditinjau dari ahli materi, ahli media dan siswa. (3) Mengetahui
efektivitas multimedia pembelajaran berbasis web mata pelajaran Pneumatik dalam
peningkatan hasil belajar siswa kelas XI SMK N 3 Yogyakarta.Jenis penelitian
ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan
model pengembangan Borg dan Gall. Tahap pengujian yang dilakukan terhadap
produk sebagai multimedia pembelajaran meliputi uji kelayakan dan uji
efektivitas. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan siswa,
uji efektivitas dilakukan oleh 25 siswa SMK N 3 Yogyakarta. Teknik pengumpulan
data dalam peneltian ini menggunakan wawancara, kuesioner, lembar observasi dan
pretest-posttest. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan
teknik analisis deskriptif kuantitatif yang diungkapkan dalam distribusi skor
skala lima (skala likert). Produk akhir dari pengembangan media pembelajaran
ini dilanjutkan dengan uji efektivitas produk. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode pre-eksperimental design yaitu One-Group Pretest –
Posttest Design.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan multimedia
pembelajaran pada mata pelajaran Pneumatik ini dilakukan melalui lima tahap
yaitu tahap studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan, validasi dan uji
coba. (2) Tingkat kelayakan multimedia pembelajaran Pneumatik yang diberikan
oleh ahli materi dengan maksimal skor 5 mendapatkan skor rata-rata 4,00 dengan
kategori ”baik”, hasil penilaian ahli media dengan skor rata-rata 3,73 dengan
kategori ”baik” dan hasil penilaian siswa diperoleh skor rata-rata 4,01 dengan
kategori ”baik”. (3) Sedangkan dalam pre-test dan post-test dengan nilai rata-rata pre-test
62,64 dan post-test 80,00. Hasil uji-t menyatakan nilai thitung > ttabel
(10,035 > 2,064) dan signifikansi
(0,000 < 0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata
skor nilai prestasi belajar siswa pre-test dengan post-test.
Penulis: SLAMET TRI WIBOWO
Kode Jurnal: jptlisetrodd130218