PENGARUH PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SEKOLAH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SMK RSBI EKS LISTRIK TEKNIK JURUSAN DI D.I YOGYAKARTA
Abstrak: Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimanakah persepsi guru tentang kepemimpinan
kepala sekolah SMK , 2) Bagaimanakah lingkungan kerja di SMK , 3) Bagaimanakah
motivasi kerja guru SMK, 4) pengaruh persepsi guru tentang kepemimpinan kepala
sekolah terhadap motivasi kerja guru, 5) pengaruh persepsi guru tentang
lingkungan kerja sekolah terhadap motivasi kerja guru, 6) pengaruh persepsi
guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja sekolah terhadap
motivasi kerja guru di SMK Eks RSBI Bidang Keahlian Teknik Elektro di D.I
Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah expost facto. Populasi dalam
penelitian ini berjumlah 72 guru dan sampel sebanyak 39 guru. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportional
random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Bukti validitas
instrumen dilakukan dengan expert judgement. Analisis data diuji menggunakan
teknik analisis regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) Persepsi guru
tentang kepemimpinan kepala sekolah di SMK Eks RSBI Bidang Keahlian Teknik
Elektro di D.I Yogyakarta tergolong baik, 2) Persepsi guru tentang lingkungan
kerja sekolah di SMK Eks Eks RSBI Bidang Keahlian Teknik Elektro di D.I
Yogyakarta tergolong baik, 3) Motivasi kerja guru di SMK Eks RSBI Bidang
Keahlian Teknik Elektro di D.I Yogyakarta tergolong tinggi, 4) Persepsi guru
tentang kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang positif dan
signifikan terhadap motivasi kerja guru. Diperoleh koefisien determinasi
sebesar 0,220. 5) Persepsi guru tentang lingkungan kerja sekolah memiliki
pengaruh yang positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru. Diperoleh
koefisien determinasi sebesar 0,302. 6) Persepsi guru tentang kepemimpinan
kepala sekolah dan lingkungan kerja sekolah memiliki pengaruh yang positif dan
signifikan terhadap motivasi kerja guru. Diperoleh koefisien determinasi
sebesar 0,323. Berdasarkan hasil penelitian dapat disampaikan saran untuk
meningkatkan motivasi kerja guru antara lain: kepala sekolah harus meningkatkan
kemampuan dasar dan kemampuan professional, menciptakan lingkungan kerja yang
konsdusif, dan memberi apresiasi bagi guru berprestasi
Penulis: MARTUTU SIDIK WIANTO
Kode Jurnal: jptlisetrodd140453