PENGARUH PENGGUNAAN MINYAK KELAPA DALAM RANSUM TERHADAP KONSUMSI PAKAN, PENINGKATAN BOBOT BADAN, KONVERSI PAKAN DAN KARKAS BROILER PERIODE FINISHER
ABSTRACT: Penelitian ini
dilaksanakan di Laboratorium Lapang Sumber sekar Fakultas Peternakan
Universitas Brawijaya di Desa sumber Sekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang.
Analisis ransum penelitian dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi danMakanan
Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang. Tujuan penelitian ini
adalah mengetahui pengaruh penggunaan minyak kelapa dalam ransum terhadap
konsumsi, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan karkas broiler periode
finisher. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan
informasi mengenai penggunaan minyak kelapa dalam ransum broiler. Materi yang
digunakan dalam penelitian ini adalah 100 ekor broiler jantan strain Lohman
umur 21 hari. Kandang yang digunakan adalah sistem litter sebanyak 20 petak
yang masing-masing berukuran panjang 70 cm x lebar 70 cm x tinggi 60 cm. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan dengan rancangan acak lengkap
(RAL). Perlakuan yang diberikan yaitu ransum yang tanpa penggunaanminyak kelapa
(R0), ransum dengan penggunaan minyak kelapa 1% (R1), ransum dengan penggunaan
minyak kelapa 2% (R2) dan ransum dengan penggunaan minyak kelapa 3% (R3). Tiap
perlakuan diulang lima kali perlakuan dan tiap ulangan terdiri dari lima ekor
broiler. Ransum penelitian dan air minum diberikan secara ad libitum. Variabel
yang diukur adalah konsumsi pakan, peningkatan bobot badan, konversi pakan dan
bobot karkas. Data dianalisis dengan menggunakan sidik ragam dari RAL dan bila
terdapat perbedaan yang nyata diteruskan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai tingkat penggunaan minyak kelapa
dalam ransum memberikan perbedaan yang nyata terhadap pertambahan bobot badan
dan bobot karkas dan sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan dan konversi
pakan. Disarankan dalam pembuatan ransum broiler periode finisher dapat digunakan
minyak kelapa sebesr 3% karena diperoleh konversi pakan yang baik.
Penulis: Heni Setyo Prayogi
Kode Jurnal: jppeternakandd070025