PENGARUH JENIS PUPUK DAN TINGGI GENANGAN AIR TERHADAP PERKEMBANGAN POPULASI WERENG BATANG PADI COKELAT PADA TANAMAN PADI
ABSTRACT: Penelitian ini telah
dilakukan menggunakan kombinasi 2 faktor: jenis pupuk (kompos gulma siam dan
pupuk konvensional), dan tingkatan pengairan (air tergenang terus-menerus (5
cm), air macak-macak (0 cm), dan intermitten. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa secara umum perlakuan dengan kompos gulma siam memberikan hasil yang
lebih baik dibandingkan dengan penggunaan pupuk konvensional. Perlakuan kompos
dengan sistem pengairan macak-macak memberikan hasil yang terbaik pada semua
perlakuan yang diberikan, walaupun menunjukkan perbedaan yang nyata hanya pada
variabel berat basah tanaman (66 ± 4, 50 g), lama hidup nimfa dan imago
Nilaparvata lugens. Lama hidup nimfa yang paling panjang terdapat pada
perlakuan kompos macak (21,33 ± 3,21 hari), walaupun tidak berbeda secara nyata
dengan perlakuan yang lain, namun berbeda secara nyata dengan perlakuan konve
genang (14,67 ± 0,58 hari). Pada stadia imago lama hidup yang paling singkat
adalah pada perlakuan kompos macak (9,33 ± 0,58 hari) dan yang paling panjang
adalah pada perlakuan konve genang (14,67 ± 2,08 hari).
Penulis: Don H. Kadja
Kode Jurnal: jppertaniandd150150