PEMBERIAN EKSTRAK HYPOPHISE SAPI DAN TEPUNG UMBI KUNYIT TERHADAP PRODUKTIVITAS KAMBING LOKAL
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak hypophise sapi dan tepung
umbi kunyit dalam ransum baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama
terhadap perubahan pertumbuhan, sehingga diperoleh suatu model yang tepat
diantara kombinasi perlakuan yang diberikan dalam meningkatkan produktivitas
ternak. Rancangan Penelitian digunakan dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap
dengan pola Faktorial yang terdiri 2 (dua) factor. Faktor pertama: Pemberian
ekstrak hypophise 4 (empat ) taraf: 0 ml (Ho); 1 ml (H1);2ml (H2) dan 3 ml
(H3). Sedangkan faktor kedua adalah : pemberian tepung kunyit yang terdiri 4
taraf juga yaitu: nol % (Ko); 1% (K1); 2 % (K2) dan 3 % (K3) dari total ransum
penguat yang diberikan. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 ekor.
Rumput lapangan diberikan minimal 10 % dari bobot badan ternak dan konsentrat
diberikan 2.50 % dari bobot ternak dalam bentuk bahan kering. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara pemberian ekstrak hypophise
dan tepung umbi kunyit (P>0,05) terhadap pertambahan bobot ternak dan ukuran
tubuh ternak.Namun terdapat interaksi (P<0,01) terhadap konsumsi rumput
lapangan dan konsentrat. Selain itu faktor pertama dan kedua masing-masing
berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan pertambahan bobot badan dan ukuran
tubuh ternak (lingkar dada, panjang badan dan tinggi gumba). Hal ini berarti
bahwa dengan pemberian ekstrak hypophise atau pemberian tepung umbi kunyit
dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing lokal.
Penulis: Siwitri Kadarsih
Kode Jurnal: jppeternakandd070034