Interaksi Kapang dengan Fungisida terhadap Sifat Fisik Kulit Kambing Pickle dan Wet Blue Selama Penyimpanan
Abstrak: Penelitian bertujuan
mengkaji interaksi kapang pada kulit samak setengah jadi (pickle dan wet blue)
dengan fungisida terhadap sifat fisik kulit jadi (leather) selama penyimpanan.
Penelitian menggunakan isolat kapang spesies Aspergillus flavus Link dan Penicillium sitophila Mont serta 6 lembar
pickle dan 6 wet blue). Setiap lembar
dibelah menjadi 2 side and tiap side diambil
6 potong cuplikan. Perlakuan yang diterapkan 2 jenis kulit (Pickle dan Wet
Blue), 2 spesies kapang (Aspergillus
flavus Link dan Penicillium sitophila
Mont), 3 perlakuan fungisida (kontrol, Busan 1009 dan Dodigen 262) dan 4 waktu
penyimpanan (1, 30, 60 dan 90 hari) diulang 3 kali. Hasil dianalisis dengan RAK Faktorial dengan
waktu penyimpanan sebagai blok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungisida pada kulit pickle berpengaruh
sangat nyata (P<0,01) terhadap kekuatan tarik dan nyata (P<0,05) terhadap
kemuluran. Jenis kapang dan interaksinya tidak berpengaruh nyata (P>0,05).
Fungisida dan jenis kapang pada kulit wet blue berpengaruh sangat nyata
(P<0,01) dan nyata (P<0,05) terhadap kekuatan tarik dan kemuluran, interaksinya tidak berpengaruh
nyata (P>0,05). Kulit pickle dan wet
blue yang disimpan selama 90 hari pada suhu kamar tercemar kapang Aspergillus
flavus Link dan Penicillium sitophilum Mont tanpa pemberian fungisida (kontrol)
memungkinkan sifat fisik (kekuatan tarik dan kemuluran) bisa dipertahankan
sesuai standar SNI.
Penulis: Muhammad Irfan Said
Kode Jurnal: jppeternakandd070049