Evaluasi Kinerja IMAG pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Cokro Tulung Kabupaten Klaten
Abstract: IMAG atau motor
induksi yang digunakan sebagai generator asinkron telah banyak digunakan pada
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) yang kapasitasnya kecil,yaitu
dibawah 100 Kw. Alasan popularnya penggunaan IMAG adalah karena kemampuan untuk
menghasilkan listrik dari variabel kecepatan serta kecepatan konstan penggerak
mula, biaya yang murah, perawatan yang mudah, tidak memerlukan sumber dc untuk
eksitasi, perbaikan kinerja karena impedansi transient yang rendah,
perlindungan alami terhadap hubung singkat, banyak terdapat dipasaran dll.
Kekurangan utamanya adalah pengaturan tegangan dan frekuensi pada saat terjadi
perubahan beban dan kecepatan penggerak mula. Evaluasi kinerja dari IMAG pada
sistem PLTMh perlu dilakukan, yaitu analisis stabilitas tegangan dan frekuensi
dan analisis beban harian. Berdasarkan analisis sistem secara umum, effisiensi
total IMAG adalah 47,38 % dan posisi ruang turbin dan IMAG masih jauh dari area
banjir, sehingga tinggi jatuh (head) dapat ditingkatkan 1 meter menjadi 2,21
meter, hal ini dapat meningkatkan daya potensial dan daya terbangkit sebesar
82,56 % Berdasarkan analisa beban harian, perubahan beban utama mempengaruhi
perubahan tegangan dan frekuensi output dari IMAG, hal ini disebabkan karena
pengontrol beban yang ada sekarang tidak bisa bekerja dengan baik untuk
mengalihkan perubahan beban utama ke beban semu (ballast load). Ada beberapa
metode yang bisa dilakukan untuk mengontrol tegangan dan frekuensi, salah satu
metode adalah dengan mengatur beban (dummy load). Hasil analisa akan dijadikan
rekomendasi untuk perbaikan PLTMh sehingga ketidakstabilan tegangan dan
frekuensi bisa diatasi untuk menjamin mutu listrik yang dihasilkan oleh IMAG pada
sistem PLTMh.
Penulis: Mahalla, Suharyanto, M. Isnaeni B. S.
Kode Jurnal: jptlisetrodd130455