EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI GULMA, HIJAUAN PAKAN DAN LIMBAH PERTANIAN YANG DIMANFAATKAN SEBAGAI PAKAN TERNAK DI WILAYAH LAHAN KERING LOMBOK UTARA

Abstrak: Sulitnya mengatasigulma dan kelangkaan pakan ternak pada waktu musim kemarau merupakan masalah utama di lahan kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi beberapa jenis gulma, hijauan, dan limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang nantinya dapat diolah menjadi pakan ternak awetan silase dan hay. Penelitian eksploratif untuk mengidentifikasi, mengamati, dan mengumpulkan data telah dilakukan dengan metode deskriptif gulma dominan, hijauan, dan limbah pertanian yang umum dimanfaatkan oleh petani/peternak untuk pakan ernak. Pemanfaatan gulma, hijauan, dan limbah pertanian sebagai pakan ternak ditentukan berdasarkantingkat kesukaan ternak sapi dan pengalaman empiris petani/peternak. Hasil eksplorasi dan identifikasi menunjukkan bahwa jenis gulma yang dominan ditemukan adalah jenis gulma berdaun lebar dengan dominansi 34,62-81,45% dan gulma berdaun sempit (rumput-rumputan dan teki) dengan dominansi 28,65-65,38%. Gulma berdaun lebar yang umum digunakan sebagai pakan ternak di antaranya adalah: Cintella asiatica, Amaranthus spp., Mikania sp., Cyclosorous aridus, Gleichenia linearis, Physalis angulata, Portulaca oleracea, Mucaena pruriens dan Desmodium scalpe. Gulma rumput-rumputan dan teki potensial sebagai pakan ternak dengan tingkat kesukaan mencapai sangat disukai sampai amat sangat disukai ternak sapi. Forage dan limbah pertanian yang berpotensi dijadikan pakan ternak adalah daun gamal, daun sengon, daun dan pelepah pisang, daun kelapa,serta jerami kacang tanah, jagung dan ubi jalar.
Kata kunci: Identifikasi dan eksplorasi, Hijauan pakan, Lahan kering, Limbah pertanian, Pakan ternak
Penulis: Ni Made Laksmi Ernawati dan I Ketut Ngawit
Kode Jurnal: jppeternakandd150077

Artikel Terkait :