EFEKTIFITAS PENAMBAHAN HORMON GONADOTHROPIN PADA MEDIUM MATURASI MSOF TERHADAP TINGKAT MATURASI OOSIT

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas supplementasi hormon gonadotrophin pada medium kultur maturasi sel terhadap tingkat pematangan oosit kambing secara in vitro. Materi yang digunakan adalah oosit kambing immature, FBS (GIBCO), NaCL Fisiologis 0,9%, mSOF, FSH, LH, hCG,PMSG (Intervet) Streptomicyn, Penicillin (Meiji),. Oosit kambing diperoleh dengan aspirasi ovarium kambing dari RPH Sukun – Malang. Ovarium dibawa dalam termos suhu 38 0C, diaspirasi folikel berdiameter 2 – 6 mm. Evaluasi didasarkan expansi cumullus oophorus dan keberadaan first polar body. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan dilanjutkan dengan uji BNT, pada masing-masing perlakuan penambahan hormon .Hasil menunjukkan bahwa tingkat maturasi oosit kambing berdasarkan pengamatan ekspansi cumullus oophorus adalah 54% (FSH + LH) dan 44% (PMSG + hCG). Tidak ada pengaruh penambahan hormon yang berbeda terhadap tingkat maturasi. Tingkat maturasi berdasarkan first polar body adalah 64,5% (FSH + LH) dan 68 % (PMSG + hCG). Hasil analisa statistika tidak menunjukkan pengaruh penambahan hormon yang berbeda. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan hormon FSH + LH dan  PMSG + hCG tidak berbeda nyata. Disarankan menambahkan hormon PMSG + hCG untuk maturasi in vitro pada medium mSOF karena harga hormon tersebut lebih murah dan perlu dilakukan mengenai ukuran penambahan dosis hormon yang sesuai.
Kata Kunci: medium m SOF, IVM, Gonadotrophin, Oosit, Kambing
Penulis: G Ciptadi, T Susilawati, B Siswanto, Helli N. Karima
Kode Jurnal: jppeternakandd110169

Artikel Terkait :