EFEKTIFITAS PENAMBAHAN FILLER PASIR BERKALSIUM PADA BAHAN ISOLASI RESIN EPOKSI DENGAN PENGUJIAN DEGRADASI PERMUKAAN
ABSTRAK: Bahan isolator
udara yang dioperasikan
pada tegangan tinggi
adalah bahan polimer.
Salah satunya adalah resin epoksi karena
memiliki beberapa kelebihan.
Namun memiliki kekurangan
yaitu penuaan/degradasi pada permukaannya akibat pencemaran lingkungan.
Bahan yang akan digunakan pada penelitian ini adalah komposit isolator
polimer resin epoksi dengan nilai perbandingan
(bahan dasar diglycidyl ether
of bisphenol-A (DGEBA), bahan
pengeras metaphenylenediamine (MPDA))
1:1 dengan variasi
peningkatan ukuran nilai
pengisi (filler) pasir pantai
dan silane 10%,
20%, 30%, 40%,
dan 50%. Penelitian
dilakukan menurut standar
IEC 587 : 1984.
Pengaruh variasi nilai
konsentrasi terhadap nilai
sudut kontak, bentuk
gelombang arus bocor, dan
degradasi permukaan yang
diakibatkan proses penjejakan dan
erosi beserta waktu penjejakannya dianalisis.
Dari hasil penelitian, komposit epoksi resin yang digunakan pada
penelitian ini dikategorikan bersifat
hidrofobik dan basah
sebagian. Penambahan konsentrasi
pasir dan silane
sebagai bahan pengisi, akan
menambah besarnya sudut
kontak, sehingga terjadi
penambahan resistansi permukaa, akan memperkecil
jalur karbon dan
memperlambat peningkatan degradasi
permukaan bahan isolasi, sehingga arus bocor tidak mudah
mengalir. Nilai konsentrasi pengisi yang mempunyai kinerja optimal adalah 50%.
Tetapi untuk konsentrasi
yang paling tinggi
yakni 50% secara
fisik terlihat rapuh.
Oleh karena itu untuk
bahan isolator, yang
mempunyai kinerja paling
optimal terhadap proses
penjejakan dan erosi adalah adalah 40%.
Penulis: M. Toni Prasetyo
Kode Jurnal: jptlisetrodd130457