Analisis Perbandingan Kinerja Protokol Dynamic Source Routing dan Ad hoc On-demand Distance Vector pada Mobile Ad Hoc Network untuk Sistem Komunikasi Taktis Kapal Perang

Abstrak: Komunikasi  yang  digunakan  dalam  medan  peperangan  disebut  komunikasi  taktis.  Permasalahan  yang  dihadapi  sistem komunikasi taktis adalah tidak adanya infrastruktur yang tetap. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dalam komunikasi taktis  diterapkan  mobile  ad  hoc  network  (MANET).  Salah  satu  faktor  penting  dalam  penerapan  MANET  dalam komunikasi taktis adalah pemilihan protokol routing dalam jaringan. Pemilihan protokol routing yang tepat digunakan untuk  mengirimkan paket agar sampai di tujuan dengan delay terkecil. Penelitian ini dikerjakan dengan  menggunakan protokol  routing  DSR  dan  AODV  untuk  formasi  random  dan  formasi  burung  seperti  yang  digunakan  dalam  kapal perang  di  laut.  Formasi  tersebut  diimplementasikan  dengan  menggunakan  node  sebanyak  5,  13,  dan  21  node. Kesimpulannya  adalah  protokol  routing  AODV  menghasilkan  performa  yang  lebih  baik  dibandingkan  DSR  ditinjau dari nilai end to end delay, packet delivery ratio, dan normalized routing overhead serta cocok untuk diimplementasikan pada sistem komunikasi taktis kapal perang.
Keywords: AODV, DSR, end to end delay, formation of battleship, packet delivery ratio
Penulis: Yulia Dhamayanti dan Gamantyo Hendrantoro 
Kode Jurnal: jptlisetrodd130006

Artikel Terkait :