ANALISIS PENGARUH MACROBENDING LOSSES TERHADAP PERFORMANSI SISTEM TIME DIVISION MULTIPLEXING DENGAN MEDIA TRANSMISI PLASTIC OPTICAL FIBER
ABSTRACT: Time Division
Multiplexing (TDM) sering digunakan pada sistem komunikasi serat optik karena
sinyal informasi disajikan secara digital, sehingga efisiensi bandwidth dan
kualitas sinyal menjadi lebih baik. Dengan pengunaan serat optik jenis Plastic
Optical Fiber (POF) maka sistem dapat diimplementasikan dengan biaya rendah
karena seluruh pengolahan data dilakukan dalam rangkaian terpadu. Salah satu
permasalahan yang tidak dapat dicegah pada jaringan serat optik adalah adanya
macrobending. Macrobending menyebabkan perubahan penjalarahan cahaya di dalam
serat optik dan memberikan dampak terhadap performansi sistem komunikasi optik
dengan TDM. Pada penelitian ini dilakukan kajian secara eksperimen tentang
pengaruh macrobending losses terhadap Bit Error Rate (BER) dan eye pattern pada
sistem TDM dengan media transmisi POF. Besar macrobending losses dipengaruhi
oleh diameter dan jumlah bengkokan yang tersusun dalam bentuk lilitan. Pada
penelitian ini digunakan 1 sampai 6 channel sumber sinyal informasi. Hasil
penelitian menunjukkan pada 1 sampai 6 channel macrobending tidak berpengaruh
secara signifikan. Pengaruh macrobending pada 6 channel dengan diameter
bengkokan 12 mm adalah rendah, yaitu nilai macrobending losses adalah 1,0523
dB, nilai BER adalah 3,08x10-5, noise margin sekitar 62%, timing jitter sekitar
11,5%, dan SNR sekitar 14,528 dB. Hal ini disebabkan pada sistem TDM terdapat
modulasi, yang memungkinkan sinyal informasi akan lebih tahan terhadap noise,
sehingga penjalaran cahaya tidak terpengaruh secara signifikan oleh
macrobending.
Penulis: Mahendra Wishnu
Buwana., Dr. Ir. Sholeh Hadi Pramono, MS., Sapriesty Nainy Sari, ST., MT.
Kode Jurnal: jptlisetrodd140517