STUDI POTENSI JUMLAH PENUMPANG BUS PEMADU MODA RUTE MALANG – BANDAR UDARA JUANDA PP
ABSTRACT: Bandar Udara Malang
yang belum melayani banyak tujuan penerbangan membuat pengguna moda pesawat
memilih Bandar Udara Juanda. Disisi lain angkutan yang melayani rute
Malang-Juanda PP hanya angkutan travel. Untuk itu dibutuhkan moda lain yang
lebih ekonomis dan memiliki kapasitas lebih banyak dibandingkan angkutan
travel. Bus pemadu moda adalah moda alternatif yang dapat memenuhi kebutuhan
tersebut.Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner karakteristik
sosial-ekonomi, karakteristik perjalanan serta kuisioner dengan teknik
penyusunan stated preference. Stated preference memiliki atribut biaya
perjalanan, waktu tempuh dan frekuensi keberangkatan. Sedangkan untuk prediksi
tarif bus pemadu moda yang direncanakan diperoleh dari perhitungan BOK. Tarif
yang telah diperoleh dari perhitungan BOK dibandingkan dengan nilai ATP dan WTP
yang diperoleh dari kuisioner yang telah disebarkan. Sehingga didapatkan tarif
ideal yang akan diberlakukan apabila bus pemadu moda tersebut
direalisasikan.Setelah melakukan perhitungan tarif berdasarkan BOK diperoleh
tarif sebesar Rp 23.374,- serta berdasarkan ATP dan WTP diperoleh tarif sebesar
Rp 43.675,-. Dengan demikian perkiraan awal tarif bus pemadu moda sebesar Rp
40.000,- dapat diberlakukan. Hasil dari pemodelan pemilihan moda dengan metode
stated preference untuk selisih biaya perjalanan Malang-Juanda: dan Juanda-Malang : , untuk selisih waktu
tempuh perjalanan () rute Malang-Juanda :
dan rute Juanda-Malang : , sedangkan untuk selisih Frekuensi
Keberangkatan () rute Malang-Juanda :
dan rute Juanda-Malang : .Potensi perpindahan pengguna travel ke bus
pemadu moda rute Malang-Juanda sebanyak 705 orang per hari (83,97%). Sedangkan
untuk rute Juanda-Malang sebanyak 1516 orang per hari (90,24%).
Penulis: Gefrin K.R Yuniar,
Anindya Tasha M.P, Achmad Wicaksono, Rahayu K
Kode Jurnal: jptsipildd150084