STRATEGI PENANGANAN RISIKO PADA RANTAI PASOK PUPUK ORGANIK MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP) (STUDI KASUS DI PT TIARA KURNIA, MALANG)
Abstrak: Setiap aktivitas
supply chain tidak terlepas dari risiko, oleh karena itu manajemen risiko
sangat diperlukan untuk penanganan risiko. PT Tiara Kurnia merupakan salah satu
perusahaan penghasil pupuk organik granul, dengan bahan baku utama berupa
kotoran sapi dan kotoran ayam. Dalam aktivitas supply chain bahan baku tersebut
memiliki peluang untuk timbul risiko. Perusahaan perlu menciptakan aliran
supply chain yang handal (robust) terhadap berbagai macam risiko yang dapat
menyebabkan gagalnya tujuan yang akan dicapai perusahaan. Pada penelitian ini akan dilakukan pengelolaan
risiko pada supply chain perusahaan dengan menggunakan metode House of Risk
(HOR). HOR diaplikasikan untuk memitigasi risiko yang muncul pada aliran supply
chain dengan cara mengidentifikasi risiko, memprioritaskan agen risiko serta
merancang strategi penanganan. Pada tahap selanjutnya melakukan perhitungan
agen risiko yang akan ditangani serta merancang strategi penanganan. Dalam
merancang strategi penanganan akan dilakukan perhitungan dengan menggunakan
metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). FAHP digunakan untuk
mengetahui seberapa besar bobot yang diperoleh pada agen risiko dan strategi
penanganan. Setelah dilakukan penelitian terdapat 26 kejadian risiko dan 27
agen risiko. Terdapat 17 usulan strategi penanganan yang dapat direkomendasikan
pada perusahaan,.dengan harapan dapat menangani risiko supply chain pada pupuk
organik.
Penulis: Windha Dwi Astutik,
Purnomo Budi Santoso, Yeni Sumantri
Kode Jurnal: jptindustridd150119