PERENCANAAN ALTERNATIF GEDUNG DEKANAT FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MENGGUNAKAN BALOK PRATEGANG
ABSTRACT: Kemajuan ilmu dan
teknologi berpengaruh besar dalam perkembangan Indonesia di segala aspek,
terutama dalam aspek pembangunan. Pemerintah berperan aktif dalam mewujudkan
pembangunan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup manusia yang beragam.
Banyaknya fasilitas yang dibangun untuk kebutuhan masyarakat menimbulkan
permasalahan dalam memperoleh lahan. Tujuan dari perubahan balok beton
bertulang biasa menjadi beton prategang parsial adalah untuk menghilangkan
kolom yang berada pada tengah bangunan. Penghilangan kolom akan memberikan
fleksibilitas yang lebih pada bangunan dalam pengaturan ruangan, sehingga aspek
kenyamanan pengguna gedung diutamakan. Dalam analisis perhitungan skripsi ini
digunakan sistem SPRMM (Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah) yang disesuaikan
dengan daerah gempa lokasi gedung. Tujuan dari perencanaan ulang gedung ini
adalah untuk mendapatkan nilai momen, lintang dan aksial pada analisa struktur
yang sudah dimodelkan sebelumnya demi agar mendapat jumlah dan luas tulangan
juga dimensi penampang yang akan digunakan untuk struktur balok dan kolom.
Panjang bentang dari beton prategang parsial ini sebesar 16,2 m dengan dimensi
lebar dan tingginya berturut-turut adalah 0,7 m dan 0,85 m. Menggunakan 40
Tendon Mempunyai tulangan non prategang tarik 22 D-22 dan tekan sebanyak 11
D-22 untuk kondisi tumpuan, dan tulangan non prategang tarik sebanyak 9 D-22 dan
tekan sebanyak 4 D-22 untuk kondisi lapangan. Dimensi dan jumlah tendon dan
tulangan non prategang ini sama untuk setiap lantai. Begitu juga untuk dimensi
balok beton bertulang lainnya. Sedangkan Dimensi kolom dan jumlah tulangan
untuk setiap lantai berbeda, yang bertujuan untuk efisiensi bahan. Lendutan
yang dihitung melalu staadpro dan prosedur manual untuk jangka akhir sebesar
30,87 mm. Lendutan tersebut kurang dari lendutan ijin yang dihitung dari
panjang bentang balok dibagi 480 sebesar 53,75 mm, sehingga balok prategang
parsial ini aman terhadap lendutan. Hasil perhitungan yang didapat digunakan
untuk gambar detail penulangan
Penulis: Ahmad Akbar Hasan,
Devi Nuralinah, Ming Narto Wijaya
Kode Jurnal: jptsipildd150080