PENGARUH PELAPISAN CAT PADA AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT LENTUR BALOK TUMPUAN SEDERHANA BERAGREGAT BATU PUMICE
ABSTRACT: Penggunaan beton
dalam berbagai konstruksi bangunan sangat cepat perkembangannya dikarenakan
memiliki banyak kelebihan saat digunakan sebagai bahan struktural. Beton dengan
agregat kerikil normal menjadi komponen utama dalam pembentukan sehingga sumber
daya alam agregat kasar kerikil menjadi berkurang. Beton ringan dengan agregat
kasar batu pumice menjadi salah satu terobosan baru dalam penggunaan konstruksi
bangunan, salah satu alasan penggunaan agregat kasar batu pumice dikarenakan
melimpahnya sumber daya alam batu pumice yang tidak digunakan dengan sangat baik.
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelapisan cat
dan penyerapan air yang terjadi pada
agregat batu pumice, yang mana penelitian ini dilakukan dengan membandingkan
kekuatan antara beton normal beragregat kerikil, beton ringan beragregat batu
pumice dan beton ringan beragregat batu pumice berlapiskan cat. Penelitian ini
melakukan pengujian penyerapan air pada masing-masing agregat, pengujian kuat
tekan beton silinder dan pengujian pembebanan balok. Setiap pengujian tersebut
dilakukan pada masing-masing beton dengan agregat kasar yang sudah direncanakan
sehingga dari hasil pengujian tersebut didapatkan perbandingan kekuatan.
Hasil pengujian didapatkan bahwa nilai momen lentur rata-rata pada beton
dengan agregat normal 40516, 917 Kg.cm, beton ringan agregat kasar batu pumice
berlapiskan cat dengan nilai 37183, 583 Kg.cm sedangkan untuk beton agregat
batu pumice tanpa cat dengan nilai 38141,917 Kg.cm. Hasil perhitungan tersebut
menunjukkan bahwa kuat lentur beton beragregat kasar normal lebih tinggi lalu
kekuatannya dibandingkan dengan beton ringan, lalu beton ringan agregat kasar
batu pumice berlapiskan cat lebih tinggi kekuatannya dibandingkan dengan
agregat batu pumice tanpa cat. Untuk tingkat penyerapan air, hasil yang
didapatkan 3,2% untuk agregat kasar normal sedangkan agregat kasar batu pumice berlapiskan cat
dengan 10,1 % dan agregat kasar batu pumice tanpa cat sebesar 14%.
Penulis: Rainhart Markus
Partogi Lumban Gaol, Wisnumurti ., Devi Nuralinah
Kode Jurnal: jptsipildd150079