PENGARUH SUHU DALAM PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI KULIT SALAK (Salacca edulis) DENGAN IMPREGNASI ASAM FOSFAT (H3PO4)

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk untuk menentukan yield, bilangan iodin dan karakteristik luas permukaan pori karbon aktif dari kulit salak.  Karbon aktif dibuat dengan metoda impregnasi dengan  asam  fosfat  (H3PO4).  Kulit  salak  yang  telah  dihaluskan  1-2  mm  direndam  dengan asam  fosfat  selama  (H3PO4)  dengan  konsentrasi  10%  selama  3  jam.  Disaring  dan dikeringkan selama 24 jam pada suhu 60 °C. Kulit salak yang telah diimpregnasi di pirolisis pada  suhu  400-600  °C  selama  1  jam.  Kulit  salak  yang  telah  dipirolisis  didinginkan  pada desikator selama 30 menit dan dicuci hingga pH netral. Kemudian dikeringkan hingga massa konstan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  yield  terbaik  yaitu  pada  suhu  400°C  71,70%.  Luas permukaan  terbaik  adalah  4078,694m2/g.  Sedangkan  bilangan  iodin  terbaik  adalah  494,91 mg/g  pada suhu 600 °C.
Kata kunci: karbon aktif, bilangan iodin, luas permukaan, impregnasi, kulit salak
Penulis: Muhammad Turmuzi, Arion Syaputra
Kode Jurnal: jpkimiadd150215

Artikel Terkait :