PENENTUAN METODE LOT SIZING PADA PERENCANAAN PENGADAAN BAHAN BAKU KIKIR DAN MATA BOR (STUDI KASUS: PT X, SIDOARJO)
Abstrak: PT X merupakan
perusahaan yang memproduksi kikir dan mata bor, dimana kikir dan mata bor yang
memiliki permintaan paling tinggi adalah kikir 4” slim taper dan mata bor tipe
3,3 mm. Saat ini proses produksi pada perusahaan sering mengalami
ketidaktepatan waktu produksi, yang disebabkan oleh keterlambatan kedatangan
bahan baku, dan kerusakan bahan baku karena terlalu lama menyimpan dalam
gudang. Untuk mengurangi ketidaktepatan tersebut akan dilakukan perencanaan persediaan baha baku menggunakan
metode Silver Meal, Least Unit Cost, dan Wagner Within. Langkah awal yang
dilakukan adalah meramalkan permintaan produk menggunakan metode Dekomposisi
dan Winter’s Exponential Smoothing karena pola data musiman dan trend. Kemudian
pembuatan Master Production Schedule (MPS) dan data dari MPS tersebut digunakan
untuk menghitung safety stock bahan baku serta membuat Material Requirement
Planning (MRP) bahan baku. Langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan
analisis biaya dari 3 metode yang digunakan, yang kemudian dibandingkan dengan
metode yang digunakan oleh perusahaan. Hasil dari penelitian ini adalah Wagner
Within memiliki persen penghematan terbesar dibandingkan dengan Silver Meal,
LUC, dan metode perusahaan existing.
Kata kunci: Persediaan,
Material Requirement Planning, Silver Meal, Least Unit Cost, Wagner Within
Algorithm
Penulis: Wahyuni Nuroh
Madinah, Yeni Sumantri, Wifqi Azlia
Kode Jurnal: jptindustridd150114