PENENTUAN DISTRIBUSI UKURAN PARTIKEL TEPUNG TERIGU DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENGAPUNGAN BATANG (BUOYANCY WEIGHING-BAR METHOD)

Abstrak: Penentuan distribusi ukuran partikel tepung terigu merupakan salah satu yang penting dalam industri pengolahan tepung terigu. Selama ini, berbagai cara dapat dilakukan untuk menentukan ukuran partikel tepung terigu seperti metode  Andreasen  pipette,  sedimentation  balance,  centrifugal  sedimentation,  laser  diffraction/  scattering, microscopy,  Coulter  counter  dan  lain  sebagainya.  Metode-metode  tersebut  di  atas  mempunyai  kelebihan  dan kekurangan,  terutama  masalah  kekurangpraktisan,  waktu  ataupun  masalah  biaya.  Metode  Andreasen  Pipette, sedimentation  balance  dan  centrifugal  sedimentation  merupakan  metode  yang  murah  tetapi  butuh  waktu  yang lama  dan  keahlian  untuk  mengoperasikannya. Sebaliknya,  metode  laser  diffraction/scattering,  microscopy  dan Coulter  counter  merupakan  metode  yang  sangat  akurat  dan  cepat,  tetapi  memerlukan  biaya  yang  sangat  mahal. Pada penelitian ini, dikembangkan suatu metode terbaru yaitu Metode Pengapungan Batang (Buoyancy Weighing-Bar Method) untuk menentukan distribusi ukuran partikel tepung terigu.  Metode ini mengukur distribusi ukuran partikel  dengan  menggunakan  sebuah  batang  logam  yang  digantungkan  pada  cairan  yang  berisi  butiran  partikel tepung  yang  terdispersi  pada  cairan  tersebut.  Pada  metode  ini,  perubahan  densitas  larutan  yang  terjadi  karena perpindahan partikel tepung dalam suspensi (etanol/metanol) diukur berdasarkan perubahan massa batang logam yang  digantung  di  dalam  suspensi. Dari  hasil  penelitian  diperoleh  bahwa  hasil  yang  diperoleh  menggunakan Metode Pengapungan Batang sebanding dengan hasil yang diperoleh dengan Metode sedimentation balance.
Kata Kunci: daya apung, distribusi ukuran partikel, pengapungan batang, tepung terigu
Penulis: Rondang Tambun, Nofriko Pratama, Ely, Farida Hanum
Kode Jurnal: jpkimiadd150218

Artikel Terkait :