PEMANFAATAN ASAP CAIR DARI PIROLISIS CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI PENGAWET ALAMI TAHU
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang sawit untuk diolah menjadi asap cair grade
I yang digunakan
sebagai pengawet alami
tahu. Proses yang
digunakan untuk menghasilkan asap
cair adalah dengan
menggunakan metode pirolisis.
Temperatur pirolisis yang
digunakan adalah 300oC, 340oC dan 380oC. dengan konsentrasi asap cair : 0,5%,
1%, 2%, 4%, dan 6%. Pemurnian asap cair dari grade III menjadi grade I dilakukan melalui dua tahap distilasi
pada temperatur 200oC. Asap cair grade I yang dihasilkan kemudian
digunakan untuk mengawetkan tahu agar dapat meningkatkan masa simpan tahu.
Pengujian ketahanan tahu yang diawetkan
dilakukan dengan Total
Volatile Base (TVB)
dan Organoleptik. Berdasarkan
uji nilai TVB, tahu dapat bertahan selama 56 jam apabila direndam dengan
asap cair, sedangkan ketahanan tahu yang
tidak direndam dengan
asap cair hanya
16 jam. Uji
organoleptik yang dilakukan
menunjukkan 90% responden menyukai rasa, aroma dan tekstur tahu yang direndam dengan
asap cair yang dipirolisis pada temperatur 340 oC dengan konsentrasi 0,5%.
Nilai TVB pada kondisi tersebut adalah 19,61mgN%.
Kata kunci: cangkang
sawit, pirolisis, asap
cair, tahu, pengawet
alami, organoleptik, total valatile base (TVB)
Penulis: Lisa Ginayati, M.
Faisal, Suhendrayatna
Kode Jurnal: jpkimiadd150231