KINERJA ALAT PENGERING BERPUTAR
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisa
kinerja alat pengering
berputar untuk mengeringkan
teh hijau. Pengering ini
mempunyai tiga komponen utama yaitu: heat exchanger, ruang pengering dan
blower. Blower digunakan tipe induce draft fan dengan daya 0,75kW. Heat
exchanger mempunyai 15 elemen pemanas listrik dengan daya terpasang sebesar
22,5kW. Ruang pengering berbentuk cylinder double cone diameter 1500 mm dan
panjang 1770 mm, dan mempunyai daya penggerak silinder ruang pengering sebesar
1,5kW. Kinerja alat pengering
meliputi total energi listrik yang
digunakan, produktifitas energi
listrik dan efisiensi
termal alat pengering, pengujian
dilakukan dengan mengeringkan
teh hijau sebanyak
360 kg setiap
pengujian dengan masing-masing
kadar air awal pengeringan 38%, 40%, 42% dan 44%, pengeringan dilakukan hingga
kadar air akhir standar teh hijau 5% dengan kecepatan aliran udara 12m/s dan
24m/s, dan temperatur udara 100oC dan 105oC.
Dari hasil pengujian
diperoleh: Penggunaan energi
listrik terbesar terjadi
pada kecepatan aliran udara 12m/s, temperatur 100oC, dan
kadar air 44% dengan waktu pengeringan 16 jam, jumlah air bahan yang diuapkan 147,74kg
yaitu sebesar 902258,38k,
dan terendah terjadi
pada kecepatan aliran
udara 24m/s, temperatur udara
105oC, dan kadar
air 38% dengan
waktu pengeringan 10 jam
yaitu sebesar 458205,73kJ dengan jumlah air bahan yang
diuapkan 125,12kg. Efisiensi termal pengering bervariasi antara 36,97% sampai dengan 61,25%.
Produktifitas energi listrik
terbesar terjadi pada
kecepatan aliran udara
12m/s, temperatur udara 100oC,
dan kadar air awal 44% yaitu sebesar 1,18kWh/jam, dan terendah terjadi pada
kecepatan aliran udara 24m/s, temperatur
udara 105oC, dan
kadar air awal
38% yaitu sebesar
0,54kWh/jam. Kinerja alat pengering berputar cukup baik karena
memiliki efisiensi termal cukup tinggi dan produktifitas listrik rendah.
Penulis: M. Yahya
Kode Jurnal: jptmesindd150114